MASKOT PILKADA SULTRA Demokrasi, Filosofi & Partisipasi Pemilih
| Stock Produk | 20 |
| Kode Produk | AA-R09 |
| Harga |
|
| Anda Hemat | 10,3% |
| Kategori | Buku Referensi, Komunikasi & Politik, |
| Dilihat | 194 kali |
Detail Produk
MASKOT PILKADA SULTRA ;
Demokrasi, Filosofi & Partisipasi Pemilih
Penulis : Muh. Nato Alhaq dan Amiruddin
ISBN :
Cetakan Pertama : April 2025
Jumlah halaman : viii + 167 halaman
ukuran 17.6 x 25 cm
Penerbit : AADZ Grafika, Kendari
Deskripsi Buku:
Buku ini disusun sebagai bentuk dokumentasi, refleksi, sekaligus kontribusi akademik dan praktis terhadap upaya visualisasi demokrasi di Sulawesi Tenggara melalui kehadiran maskot-maskot Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024. Maskot, sebagai medium visual yang komunikatif, telah menjadi wajah simbolik dalam menyampaikan pesan-pesan demokrasi, ajakan partisipasi, dan identitas budaya lokal. Selama proses pemilu dan pilkada serentak di Sultra, hadir 18 maskot yang merepresentasikan masing-masing kabupaten/kota dan tingkat provinsi. Maskot ADARA dan 17 Maskot lainnya, sebagai simbol visual Pilgub/Pilbup/Pilwali Sultra 2024, menjadi pusat pengembangan narasi buku ini. Ia tidak hanya berperan sebagai alat kampanye, tetapi juga sebagai instrumen desain komunikasi yang merekatkan antara nilai demokrasi dan ekspresi budaya, kearifan lokal dan kelestarian lingkungan hidup.
Buku ini dibagi dalam beberapa bagian yang dirancang untuk memudahkan pembaca memahami konteks, proses, dan makna dari kehadiran maskot Pilkada:
- Bagian pertama membahas secara teoritis dan konseptual mengenai peran maskot dalam perspektif Desain Komunikasi Visual (DKV), melalui pendekatan semiotika, estetika, komunikasi visual, hingga branding politik. Bagian ini diharapkan menjadi fondasi ilmiah
bagi desainer, animator, dan akademisi yang ingin memahami maskot bukan hanya sebagai ilustrasi, tetapi sebagai sistem tanda dan strategi komunikasi.
- Bagian kedua mengurai secara mendalam filosofi dari masing-masing 18 maskot Pilkada seSulawesi Tenggara. Setiap maskot dianalisis berdasarkan simbol visual, narasi budaya, serta fungsi komunikatifnya dalam membangun identitas daerah dan meningkatkan kesadaran pemilih.
- Bagian ketiga menampilkan data dan analisis partisipasi pemilih pada Pilgub dan Pilbup/ Pilwali Sultra 2024, serta sejauh mana maskot memiliki kontribusi simbolik terhadap ajakan pemilih untuk datang ke TPS.
- Bagian terakhir memuat dokumentasi visual proses penjurian maskot di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta salinan Surat Keputusan (SK) penetapan maskot di setiap daerah penyelenggara. Dokumentasi ini tidak hanya berfungsi sebagai catatan sejarah, tetapi juga bahan pembelajaran bagi KPU dan lembaga penyelenggara lain dalam menghadirkan maskot yang lebih komunikatif dan kontekstual di masa depan.
Buku ini menjadi pelopor dalam mengompilasi, mengkaji, dan membukukan secara sistematikmaskot Pilkada setelah penyelenggaraan berlangsung, khususnya di Sulawesi Tenggara.